Jam Digital

Selasa, 11 Oktober 2011

Manfaat Mempartisi Harddisk

Mempartisi hardisk memang perlu karena bermanfaat sekali untuk mensekat ruang hardisk untuk penyimpanan datanya agar saat windowsnya trouble dan perlu di format karedata tidak terhapus berikut ini ada cara mempartisi hardisk dengan program Partition Magic anda sudah dapat mempartisi hardisk anda dengan mudah dan cepat. Tidak perlu repot – repot untuk install ulang Sistem Operasi.
Manfaat Partisi Harddisk :
1. Membuat ruangan atau tempat penyimpanan baru
2. Bisa jadi lebih spesifik karna dapat memisahkan mana tempat untuk Sistem dan mana tempat untuk data anda
3. Jika anda melakukan penyimpanan data bukan di My Documents melainkan di hardisk2 lainnya, maksudnya local disc D / E , dan pada saat system anda terserang virus/corrupt, dan mengharuskan anda format atau install ulang, anda cukup menformat disc system atau biasanya local disc C, sehingga data anda masih terselamatkan.

Perbedaan NTFS dan FAT#

  • Kecepatan akses, NTFS dapat mengakses file dengan cepat karena NTFS menyimpan atribut data dalam MFT, namun jika terfragmentasi menjadi banyak bagian, maka perpindahan head dari disk akan memperlambat pengaksesan. Pada FAT32, proses pengaksesan file akan jauh lebih lambat jika file terfregmentasi dan bagian-bagiannya tersebar berjauhan dalam disk.

  • Ukuran Partisi dan banyak file. Baik NTFS maupun FAT32 mempunyai ukuran maksimum partisi sebesar 2 terabytes. NTFS memiliki ukuran maksimum tidak terbatas. Sedangkan FAT32 terbatas hingga 4GB.

  • Keamanan dat. NTFS memiliki built in security, yang memungkinkan untuk mengatur perizinan dari masing-masing file maupun direktori. Dan ini tidak dimiliki FAT32.

  • Daya tahan, NTFS menggunakan standard transaction logging, sehingga pemulihan terhadap kesalahan yang tidak diinginkan dapat dilakukan dengan mudah. Sedangkan FAT32 tidak memilikinya.

  • Efisiensi penggunaan ruang disk. NTFS lebih hemat daripada FAT32.

  • Kecocokan dengan system file lain. NTFS tidak dapat membaca partisi FAT32. Sedangkan FAT32 bisa membaca semua partisi baik FAT32 maupun NTFS.



  • NTFS

    Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing,directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).


    FAT 32
    Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Arsitektur FAT sekarang banyak digunakan secara luas dalam sistem komputer dan kartu-kartu memori yang digunakan dalam kamera digital atau pemutar media portabel







    NTFS

    Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing,directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).
    Membuat Sebuah partisi pada disk tertentu terkadang merupakan sebuah keharusan, terutamanya apabila anda ingin membuat komputer anda memiliki dua atau lebih sistem operasi

    Selain untuk mengalokasikan memori untuk membuat dual/multiple sistem operasi, partisi biasanya dilakukan ketika anda ingin mengalokasikan space dari memory Harddisk yang terpisah dari sistem, hal ini biasanya dilakukan jika kita tidak ingin menggabung file-file sistem dengan file-file pribadi kita, karena selain kurang rapih juga biasanya untuk mempermudah recovery jika komputer terserang virus, hal ini karena jika partisi dari disk yang berisi file-file pribadi terinveksi virus, maka disk yang perlu di format(untuk membersihkan file virus secara total) hanya disk tsb dan kita tidak perlu melakukan re-installasi karena disk yang berisi sistem tidak perlu diformat, kecuali sang virus telah menggandakan dirinya hingga ke sistem

    Sabtu, 01 Oktober 2011

    Evakuasi Korban Pesawat Cassa Terkendala Cuaca Buruk

    Foto Udara Cassa 212-200
    Foto Udara Cassa 212-200
    TANGERANG - Proses avakuasi jenazah korban jatuhnya pesawat Cassa 212-200, di kawasan hutan Bahorok, Langkat, terkendala cuara buruk.

    Barbara Budianti (54), istri Bagus Sutopo Sucipto Putro (63), awak pesawat Cassa 212-200 yang datang menjemput jenazah suaminya mengatakan, hingga saat ini keluarga masih belum bisa melihat jenazah almarhum.

    "Proses evakuasi jenazah terhambat cuaca buruk," ujar Barbara, melalui saluran telepon, seperti disampaikan putranya, Dieogo Bagus Bawono (29), di rumah duka, di Kompleks Villa Japos, Blok B3 Nomor 2, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (1/10/2011).

    Ditambahkan, pihak keluarga masih terus menunggu perkembangan proses evakuasi korban jatuhnya pesawat, baik melalui saluran telepon, maupun dengan memantau berita di layar televisi.